Pages

Rabu, 13 April 2011

So, This Is It!

Ceritanya begini, di pos aku sebelumnya pernah nanya ke teman-teman semua tentang mau dibawa ke mana blog ini. Haha.. Yah, so, ada beberapa saran dari para blogger yang insyaallah dapat membantuku dalam menentukan arahny.

Oke fine, and here are some comment and suggestion for this blog. If you wanna add some, it's ok. it won't be too late. I'm going to accept it everytime. :))

The first comment come from Layung a.k.a Tatya a.k.a Nares :

personal blog aja chof :) yang namanya personal blog itu kamu bisa nulis apapun yang kamu sedang pikirkan sekarang. Ibaratnya kayak diary, tapi untuk konsumsi publik, nggak terlalu privacy dan hal-hal yang akan dipublish masih harus disaring dulu apakah ini terlalu pribadi untuk jadi konsumsi publik. Di personal blog juga kamu bisa nulis apapun yang kamu suka :D jadi kalo masih bingung, personal blog memang paling cocok karena sifatnya yang fleksibel ;)

15 Maret 2011 08:32


The second one is from Mas Ujang:

kalau aku yah, lebih suka yang terakhir, atau random aja lah, ngeblog buat iseng-iseng nulis sekaligus koleksi tulisan aja, kalau ada yg mau dicurahkan ya diblog, yg lagi dipikirin yg tulis diblog jg gpp, dan yg paling penting blog sbg sarana dokumentasi :D

21 Maret 2011 03:58


The last one who commented on my blog Mila

he em..setuju2..sebagai sarana dokumentasi dan pengalaman buat di share kan aja :) siapa tauk bisa dijadiin pelajaran buat si pembaca tuk kedepannya :D smangat mb chuopp..

21 Maret 2011 05:23


Ada juga yang baca blog terus langsung komen, she's Febi :

Hidupmu itu mencakup beberapa hal. Jadi boleh aja dimasukin berbagai elemen. :)



So... In this my bilingual post, i"m gonna make this a whatever blog. I can add some elements here. I can add a lot of things in my life to share to you. And i hope you can enjoy it!;D

Oya, the last one : Makasih buat teman-teman yang udah kasih saran.. :))

Selasa, 15 Maret 2011

Mau Dibawa ke Mana

Akhir-akhir ini saya bingung menanggapi suatu situasi kegentingan hal ikhwal yang memaksa, ini tentang hidup dan mati (opotoh--a). Ups, bukan, ini tentang 'Mau dibawa ke mana arah blog saya', maksud saya tema dari blog ini. Jujur, ada banyak elemen yang pingin saya masukkan ke dalam sini. Walaupun kenyataannya, saya juga jarang nge-post di blog. haha, tapi nggak apa-apa lah. Blogging is just for fun and sharing!

Kebingungan ini juga berdampak ketika saya mengubah template dari blog ini. Terkadang saya meminta pendapat teman-teman saya. bagus yang mana nih layoutnya? Imi apa ini? Teman saya hanya berkata, disesuaiin sama tema tulisan blog kamu ajalah. AAAH... tapi kan ini nggak bertema, alis banyak elemen yang dimasukkan. Sedih >.<

By the way, dari berbagai pertapaan yang saya lakukan (halah, lebay, haha) masih bingung juga mau memfokuskan blog ini tentang apa gitu. Kalau soal agama, nggak mungkin lah ya.. Soal tugas sekolah, itu mah bisa kita sharing di tempat selain blog. Pengalaman pribadi? Boleh juga, tapi bosen nih, itu-itu mulu..

Finally, i"ve made a decision about this blog. Aaaarrggghh...

I need your suggestion of this blog's way :

1. Fashion Blog


2. Travelling Blog


3. Diary Blog


4. Science Blog


5. Food blog



6. Whatever Blog


Mohon bantuannya, ya, teman.. Terimakasih :)

Selasa, 01 Maret 2011

Accident!

Astaghfirullah...astaghfirullah..astaghfitullah...
Oh, God! Forgive me, forgive me please... I have done a lot of mistakes to You, to my parents, my friends, and another people who ever met me. I didn't care about anything you've given to me. And I know that so many times You warned me, but so many times i never care.

I regret, but i know that nothing have to be regreted. As i know, as my mom told me, and as the people around me said that nothing have to be regreted. I just having a piece of spirit for continuing my life. Oh, God pleaseee... let it be over. I won't it happen to me anymore. >.<

Someone ever said to me that there will a rainbow after the rain.
So do Allah said "Fa Innama'al 'usri yusron, innama'al 'usri yusroo..'
I believe that the both quotes are true and the amenity will come to me. AMIN!
I believe that my life will be easy as i imagine.

Sabtu, 29 Januari 2011

Anggun - Bayang-bayang Ilusi




Kala mataku terpejam
Sunyinya malam
Kala hasratku membara
Khayal smakin tinggi

Seribu asa hadir di sekililingku
Bangkitkan gairah hidup
Sejuta harapan di dalam jiwaku
Walau semua masih di dalam angan

Jurang curam menghadangku
Getarkan jiwa
Dan pekatnya kegelapan
Datang melanda

Keraguan kini menjelma di dada
Musnahkan segala asa
Semua harapan yang dulu pernah ada
Tiada tersisa…

Haruskah ku hidup dalam angan - angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi

Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Bayang ilusi

Haruskah ku hidup dalam angan - angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi

Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Mengejar ilusi
Terus berlari
Bayang ilusi

This song is totally wonderful. Siapkan nafas panjang Anda untuk menyanyikannya. Tinggi banget.. T.T

Jumat, 10 Desember 2010

Patah Tulang Part 1

Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati… (sing)

Masih inget lagunya Pakdhe Meggy Z yang itu? Lagu jaman bahuela, mungkin aku belum lahir kali yak/ Haha.. Aku sih 50% setuju saja dengan lirik lagu itu, tapi kalau dipikir-pikir sakit gigi itu juga sakit lhoh.. Apalagi kalau liriknya diganti “Lebih baik patah tulang, daripada patah hati”, aku jelas-jelas TIDAK SETUJU!!! Ehem, capslock-nya bukan berarti aku teriak marah lho, hanya untuk penegasan saja. Hehe…

Sedikit curhat saja, yang namanya patah tulang itu bener-bener nggak enak. Ada sih enaknya, lebih diperhatiin ortu, hehe, tapi tetap saja yang namanya badan, pasti kalau sakit satu sakit semua. That was happened to me.

Panjang cerita kejadiannya tanggal 25 Juli 2010, tepat empat bulan setelah aku opname karena DB. Tanggal 25 merupakan hari penutupan GVT, Gladhi Vidya Teladan, itu lhooo MOS lanjutannya anak SMA 1. Kebetulan aku jadi panitianya dan harus menemani adek-adek kelas GVT X-7 yang aku waleni. Mau tak mau aku harus datang karena partner WK (Wali Kelas)-ku berhalangan hadir karena sakit (kalau nggak salah).

Hmmm… That was a good day and also a terrible day in my life. Acara penutupan GVT diisi dengan pentas seni dari adek kelas. Alhamdulillah X7 tampil dengan memukau (dance), mereka menampilkan nyanyian yang diiringi dengan gitar ditambah drama dance-nya Dek Abil. Wonderful! Aku sempet mau standing applause, tapi niat itu kubatalkan untuk menghormati orang-orang di belakangku yang sedang duduk, takut menghalangi pandangan. Hehe… Wah, mendampingi adek-adek di hari terakhir berasa menyenangkan dan tidak secapek hari-hari GVT sebelumnya! Yaah, walaupun aku merasa seperrti ‘single parent’. Hehe.. Setelah itu mereka masuk kelas dan kuminta untuk menuliskan pesan dan kesannya selama aku dan partner WK-ku (nggak usah disebut namanya ntar dia GR, haha) membersamai mereka. Aku sengaja tidak membacanya saat itu dan langsung kumasukkan dalam ransel yang tadinya berisi puluhan HP sitaan dari adek-adek (karena selama acara berlangsung memang tidak boleh membawa HP, HP dititipkan ke WK kemudian dibagikan saat mau pulang).

Kami berdoa dan mereka pulang, sementara aku masih di basecamp panitia untuk merapikan tempat dan beberapa stopmap masterpiece adek-adek Pansusku. Bertubi-tubi telepon dating dari ibu memintaku untuk pulang ke rumah Simbah. Karena waktu itu keluarga besar kami sedang berkumpul di sana dalam sebuah acara keluarga dan aku baru akan bergerak ke sana 30 menit kemudian.

Akupun menuju parkiran untuk menghampiri Grino, motor kesayanganku. Mula-mula kubuka kunci stangnya, kemudian kupakai helmku yang penuh dengan stiker. Entah mengapa saat mengencangkan helm, perasaanku benar-benar tidak karuan. Bingung. Tak tahu bingung karena apa (lho?). tidak biasanya aku mengencangkan helm sampai benar-benar kencang seperti saat itu.

“Assalamualaikum!” kuucapkan salamku untuk orang-orang yang masih ada di parkiran, begitu pula dengan adek-adek kelas yang masih menunggu jemputan di halaman sekolah. Bruuummm… Aku membelokkan motorku ke arah selatan, ke rumah Simbah dengan sedikit terburu-buru. Dengan sangat terpaksa, lampu merah menghentikanku di Perempatan Wirobrajan, akupun maju ke garis depan tapi tidak paling depan. Berhenti lalu diam.

Kuperhatikan countdown yang berwarna merah sambil ikut menghitung. Saat angka menunjukkan 0, aku bersiap memacu motorku. Kemudian kutarik gasnya saat lampu berubah hijau. Pandanganku kabur menjadi hitam seperti ditutupi papan kayu dan aku tak bisa melihat dengan jelas apa yang ada di kanan, kiri, dan depanku. Mungkin syaraf di otak bekerja untuk member kabar buruk pada situasi seperti ini. Tiba-tiba dari arah kanan melaju sebuah skutik dengan rem blong (kata pengemudinya) dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Saat itu aku ingat kecepatan motor ku baru mau naik menjadi 40km/jam. Ckiiiiiiiiiiitttttttttttttttt…..Bruuuuuuukkk….

To be continued...

Tumis Bakso

Wahaa.. sudah lama nggak ngepost di blog nih. Jujur, aku bingung banget mau ngepost apa. Kemaren pas aku bikin tumis bakso jadi kepikiran, mau nulis ini aja di blog. Kayaknya asyik bisa sharing-sharing resep makanan sama temen-temen. Apalagi yang demen banget sama yang namanya bakso. Hmmm… You have to try this one! Haha…


Bahan-bahan yang kita butuhkan :
- 20 buah bakso sapi.
- 50 gram tempe diiris dadu dan digoreng
- 3 siung bawang putih dicincang
- 3 siung bawang merah diiris tipis
- 3 buah cabe keriting (sesuai selera) diiris bulat
- 1 cm jahe diiris tipis
- 1 lembar daun salam
- 1 lembar daun jeruk nipis
- Minyak goreng secukupnya
- Gula jawa secukupnya
- Lengkuas secukupnya
- Kecap manis secukupnya
- Air secukupnya
- Garam secukupnya
- Bawang goreng
- Daun kemangi secukupnya

Nah, setelah bahan-bahan tersedia, it’s time to cook.. yeaaahhh… Sebenernya untuk membuat tumis bakso manis ini sangatlah mudah, sama seperti tumis-tumisan kebanyakan. :D

Pertama,tumis bawang putih sampai harum dengan minyak yang telah dipanaskan, disusul bawang merah, cabe, lengkuas, jahe, daun salam, dan daun jeruk nipis. Tumis sampai harum, masukkan tempe. Setelah itu giliran gula jawa dan air dituangkan. Tunggu sampai air mendidih dan gula jawa larut. Kemudian masukkan bakso sapi, masak hingga empuk, angkat. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan dihiasi daun kemangi.
Hmmmm… This is it! Tumis bakso a la Chief Shofi… Hahaha… Gampang kan? Selamat mencoba!:D

Sabtu, 22 Mei 2010

फल इन लव विथ थे Research

Hmmm... Penelitian. Sebenarnya aku udah ngerasain hal ini sejak SD. Ah, sebenarnya berawal ketika aku baca sebuah jurnal ilmiah yang dibawa Bapak dari tempat kerjanya. Lihat karya-karya itu, bikin aku tertarik. Pengen juga nglakuin penelitian macam itu. Tapi, kok berat ya? I was trying to find the ideas. Apa ya? Susah amat buat nemuin ide. Belum waktunya mungkin, kataku dalam hati waktu itu.

Selepas lulus dari SD, aku berhasil diterima di SMPN 1 Sleman, salah satu SMP terfavorit di Kabupaten Sleman waktu itu, dengan jalur prestasi dan try out. Tanpa tes tentunya. Alhamdulillah. Waktu penjelasan, Mr. Nur bilang kalau ada ekstra KIR di SMP itu. Hahaha... bahagialah aku. Dari situ aku udah niat buat ikut KIR.

Beberapa hari setelah masuk sekolah, dari urusan kesiswaan ngebagiin angket-angket untuk memilih life skill dan ekstra yang diminati. Langsung aja aku centang kolom KIR di bagian life skill dan Tonti di ekstra. Haha... Akhirnya. Wkatu pengumuman, ternyata yang ikut KIR banyak banget, nyampe nggak bisa ditampung. Akhirnya, KIR dibagi dalam dua bagian, bidang Biologi dan Fisika. Aku stay di biologi, soalnya menurutku waktu itu biologi adalah hal menarik dan paling banyak diteliti. Hmmm...

Life skill KIR ngebosenin waktu itu. Aku kira suruh neliti masalah ini itu, nggak tahunya malah bikin percobaan2 macem-macem.. Hmmm... sya bosan dengan biologi.
Akhirnya karena guru yang mengampu juga sama-sama bosan kayak muridnya, KIR bubar. Kamipun pindah life skill. Aku pindah ke Seni Lukis. Lumayan juga sih, seni lukis bisa buat ngembangin bakat terpendam yang siapa tahu bisa digali di sini.. Haha..

Kelas 7 SMP semester 2 akhir

Tiba-tiba dan tak terduga, Bu Asil, guru geografi yang saat itu belum kukenal, manggil aku ke ruang guru. Kaget aku, emang mau diapain, ya? Huhuh..atut..
Begitu masuk ruang guru, Bu Partinah langsung melambai ke arahku. "Shofi, sini, ini Bu ASil mau ngendika sama kamu". Waduh, apa ya yang mau dibicrain.. Setelah nyuruh aku duduk, Bu Asil langsung membuka pembicaraan.

Mau nggak, ikut karya ilmiah? Ibu lagi nyari anak kelas 7 buat lomba nih di kabupaten. Sekalian ikut FRR Sleman. Kamu mau nggak? Aku beneran nanya lho ini. SOalnya kemaren ada nak lain yang Ibu tnya tapi nggak mau, takut katanya. Ya udah ibu tanya kamu aja.


Jedarrr... jederrrr.... hatiku senang bukan kepalang... "Penelitian, Bu? Mau... mau banget."

"Beneran?" Bu Asil meyakinkan.

"Mau," bejanya aku. Katanya, aku termasuk yang beruntung, alhamdulillah... Mengapa? Karena tahun kemarin KIR Geografi-nya Bu Asil diseleksi dengan tes nentuin judul penelitian. and me? Langsung ditawarin. Alhamdulillah..

Masih bnyak cerita-cerita penelitian yang lain. Yang bikin hhhhhh..., ketawa, nangis, sampai sebel. Wah, seru deh.
Ini baru awal aja. Buat para pembaca, cerita selanjutnya insya allah bakalan aku posting lagi lain waktu. S\Sudah jam 9 ini, mau siap-siap buat ke sekolah dulu.. Hahah. Salam penelitian!